Persiba Bantul Promosi ke ISL

Sunday, May 22, 2011



Solo (Jogjatmosphere)- Persiba Bantul memastikan satu tempat di ISL (Indonesia Super Liga) setelah mengalahkan Persidafon Dafonsoro dengan skor 2 – 5 dalam semi final Divisi Utama di stadion Manahan Solo.

Diwarnai hujan saat pertandingan dimulai, Persiba Bantul sempat dikejutkan dengan gol Persidafon pada menit 8 melalui tendangan bebas Harianto (1 -0). Persiba Bantul berhasil membalik keadaan menjadi  1-2 lewat gol Ezequiel Gonzalez menit 15 disusul gol pada menit 17 oleh Ugik Sugiyanto.

Pada menit ke 39 melalui umpan silang Fortune Udo, Ezequiel Gonzalez kembali membobol gawang Persidafon dengan sundulan kepala, 1-3 untuk Persiba Bantul.

Pada saat injuri time di menit 46 Persidafon sempat memperkecil kedudukan lewat gol Patrick Wanggai, dan langsung dibalas oleh Persiba di menit 47 melalui gol Ugiex.

Turun minum, kedudukan Persidafon 2 – 4 Persiba Bantul.

Kick off babak kedua tempo permainan menurun, Persidafon lebih banyak menguasai bola. Pemain-pemain Persiba lebih banyak bertahan dan hanya menyisakan Fortune Udo di depan.

Berkali-kali Persidafon mencoba menembus pertahanan Persiba akan tetapi pertahanan Persiba yang dikawal penjaga gawang Wahyu Tri Nugroho berhasil menggagalkan serangan-serangan berbahaya.

Akhirnya Ugiex membuat hatrick di menit 72 sekaligus mengantar Persiba Bantul promosi ke ISL setelah kedudukan 2-5 tidak berubah sampai wasit meniup peluit panjang.

 Wasit Setiyono sempat memberi Kartu Merah bagi dua pemain yaitu Ahmad Taufik (Persiba) dan Patrick Wanggai (Persidafon).

Selamat untuk Persiba Bantul, semoga sukses berkompetisi di level yang lebih tinggi.

1 comments:

BLOG KI AGENG MANGIR PEMBAYUN 1/16/2013 8:12 AM  

Berapa banyak orang Jawa yang terjebak cerita tendensius Ki Ageng Mangir, padahal Ki Ageng mangir adalah seorang mualaf yang sangat tinggi ilmunya, Pengislamanya menjadi kacau balau dengan adanya cerita pembunuhan dirinya oleh Kanjeng Panembahan Senopati, sehingga yang timbul adalah kepengecutan P.Senopati, padaha Mangir terbunuh oleh konspirasi yang tidak ingin kekuatan Mataram berkembang dengan adanya Mangir dalam jajaran kekuatan Mataram. Mangir memang terbunuh oleh batu gatheng dari belakang dengan kepala pecah, tetapi bukan oleh P Senopati melainkan oleh P.Ronggo.Ada banyak versi tentang Ki Ageng Mangir dan Kanjeng Ratu Roro Sekar Pembayun, namun kami dari pihak trah Mangir mempunyai versi yang sangat berbeda dari versi yang selama ini tercerita , baca blog kami http://pembayun-mangir.blogspot.com/ , akan anda temui kejuatan sesungguhnya trah Mangir adalah trah yang sangat mempersiapkan diri untuk menjadikan keturunannya tokoh pemimpin terbaik bangsa ini dimasa yang akan datang

Post a Comment

Thank you for visiting my simple blog here. If you wanted to discuss or have the question around this article, please comment bellow.

  © Blogger template The Beach by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP